Meningkatkan budaya baca pada masyarakat bukanlah suatu hal yang sangat sulit, bila pendidikan yang lebih mengarah pada peningkatan budaya baca sudah mulai dikenalkan orang tua sejak dini. Hal ini menjadi teramat penting, karena membiasakan pada usia dini akan membawa pada kebiasaan yang terus berulang. Ketika saya mempunyai seorang anak, mulai sejak bayi mereka sudah dikenalkan dengan budaya baca secara bertahap melalui diikutkannya anak pada kunjungan-kunjungan ke toko buku atau pameran-pameran buku, saat ini kesukaan anak untuk membeli buku sudah mulai muncul diusianya yang ke 2 tahun!(sekarang umurnya sudah 3tahun). Saya tidak bisa membayangkan bila anak saya ini bila saya ajak ke toko mainan, maka ia akan selalu merengek untuk membeli mobil-mobilan atau robot-robotan. Saya kira penting bagi orangtua untuk mengarahkan anaknya pada permainan-permainan yang bersifat mendidik syaraf otaknya. Sehingga akan terjadi kesinambungan dengan perkembangan otak anak dengan budaya baca yang akan kita terapkan.
Orangtua selayaknya juga memberikan contoh pada anak-anak bagaimana orangtuanya pun memanfaatkan waktunya dengan membaca, sehingga anak bisa melihatnya. Utamakan membaca buku, bukan koran! meski tidak menutup kemungkinan membaca koran pun akan menjadi awal yang menarik bagi anak, namun koran adalah media yang tidak tepat untuk sebuah pelatihan bagi anak apalagi saat ini koran banyak menampilkan informasi kekerasan, bahkan gambar-gambar yang tidak layak cerna buat perkembangan perilaku. Terkecuali saat ini sudah ada koran/tabloid yang lebih mengarah pada segmen pembaca anak-anak seperti majalah aku anak sholeh dll (siapa yang akan mendirikan??).